MasyarakatKelistrikan.WAHANANEWS.CO PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Ceria Yatim Dhuafa, Anugerah Guru Mengaji Pahlawan Bangsa” yang dilaksanakan di Kantor PLN UP3 Garut pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai PLN UP3 Garut dan Tenaga Alih Daya (TAD) secara luring (luar jaringan) serta daring (dalam jaringan) melalui aplikasi Zoom Meeting.
Dalam kegiatan tersebut, PLN UP3 Garut menyalurkan bantuan kepada 12 anak yatim dhuafa dari Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Al-Amin Garut, dua pengurus panti, serta dua guru mengaji. Bantuan diberikan dalam bentuk santunan uang tunai dan paket sembako.
Baca Juga:
Musim Hujan, PLN Garut Tingkatkan Pemeliharaan Jaringan Listrik
Dua pengurus panti penerima bantuan yakni Aam Rohmah dan Kiki Suzaki. Sementara itu, dua guru mengaji penerima manfaat adalah Ustadz Amirudin selaku DKM Masjid Asyarif sekaligus qori, serta Ustadz Arif dari Yayasan Darutsita yang juga mengisi tausiyah dan doa bersama.
Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat sekitar.
“PLN tidak hanya hadir melalui layanan kelistrikan, tetapi juga berupaya memberi manfaat sosial. Anak-anak yatim dhuafa dan para guru mengaji memiliki peran penting dalam membangun masa depan dan karakter bangsa,” ujar Atikah.
Baca Juga:
PLN Garut Ajak Pelanggan Catat Meter Mandiri Lewat Kampanye SwaCAM Time
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa guru mengaji merupakan pilar penting dalam pembentukan moral masyarakat.
“Guru mengaji adalah pahlawan bangsa. PLN UID Jawa Barat akan terus mendorong kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Salah satu penerima bantuan sekaligus pengurus PSAA Al-Amin Garut, Aam Rohmah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh PLN.