Sementara itu, Brigjen Pol. M. Syahduddi menegaskan komitmen Polri dalam mengawal implementasi Sistem Manajemen Pengamanan di objek vital nasional.
Ia menekankan bahwa pengamanan tidak hanya berkaitan dengan keberadaan personel di lapangan, tetapi juga menyangkut sistem, prosedur, dan kesiapan sumber daya manusia.
Baca Juga:
Abdul Muhyi Akan Audiensi ke Kejaksaan Agung RI, Minta Penjelasan Terbuka Soal Temuan Map Bertuliskan "Bupati Karawang"
“Tugas kami memastikan Sistem Manajemen Pengamanan berjalan dengan baik,” jelas Syahduddi.
Syahduddi menjelaskan bahwa pengamanan objek vital nasional harus dibangun secara menyeluruh agar mampu mendukung ketahanan energi nasional.
“Tidak hanya personel, tetapi sistem, SOP, dan SDM harus siap,” jelas Syahduddi.
Baca Juga:
GIBAS Jaya Karawang Desak DLH Jabar Publikasikan Hasil Uji Limbah Sungai Kutanegara Ciampel
Ia juga menyebut penguatan pengamanan tersebut menjadi bagian dari semangat Polri untuk hadir secara nyata dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Ini bagian dari Polri Siap Terlihat dan Bermanfaat untuk ketahanan energi nasional,” jelas Syahduddi.
General Manager UP2D Jateng, Moh Khozain, dalam pemaparan company profile menyampaikan bahwa kolaborasi Polri dan PLN menjadi faktor penting dalam memperkuat pengamanan infrastruktur kelistrikan.