MasyrakatKelistrikan WAHANANES.CO Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan ketenagalistrikan terus dilakukan PT PLN (Persero) UP3 Purwakarta. Melalui Tim Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan, dan Keamanan (K3L & KAM) bersama seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP), PLN secara masif menggelar edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi.
Edukasi dilakukan dengan pendekatan langsung ke masyarakat, mulai dari kunjungan ke sekolah, komunitas warga, hingga memanfaatkan media sosial dan siaran radio. PLN juga bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan informasi, sehingga pemahaman masyarakat terhadap penggunaan listrik yang aman semakin meningkat.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Gerak Cepat PLN Pulihkan Listrik Parapat di Tengah Cuaca Ekstrem
Salah satu kegiatan edukasi dilaksanakan oleh PLN ULP Subang pada Senin, 6 April 2026 di Kantor Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Subang, yang dihadiri oleh staf kelurahan serta masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pemahaman langsung terkait potensi bahaya listrik serta cara penggunaan listrik yang aman dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah edukasi ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mencegah risiko kecelakaan listrik, mengurangi potensi gangguan, serta mendorong penggunaan listrik yang lebih tertib dan sesuai aturan. Dengan meningkatnya kesadaran, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas dengan lebih aman, baik di rumah maupun di tempat usaha.
Manager PLN UP3 Purwakarta, Kurniawan Fitrianto, menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Baca Juga:
PLN Bangun Trafo 30 MVA di GI Satui untuk Pasok Listrik Tenggara Kalimantan
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan ketenagalistrikan dengan mematuhi ketentuan yang berlaku. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, PLN juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai instansi, di antaranya melalui sinergi PLN ULP Pagaden dengan Koramil Pagaden 0502 serta PLN ULP Pamanukan dengan Polsek Pamanukan. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus memperkuat pesan keselamatan.
Masyarakat juga diberikan pemahaman pentingnya penggunaan listrik secara legal sesuai peruntukan. Selain itu, PLN mengimbau agar instalasi listrik dilengkapi dengan Sertifikat Laik Operasi (SLO) guna menjamin keamanan, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha.
PLN menegaskan larangan terhadap praktik penyaluran listrik ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan dan merugikan banyak pihak. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas penggalian di dekat instalasi listrik serta menghindari pembakaran di sekitar aset kelistrikan yang dapat memicu gangguan hingga kecelakaan.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kegiatan ini adalah salah satu wujud nyata kepedulian PLN dalam memberikan pengetahuan terkait keamanan ketenagalistrikan. PLN berharap melalui inisiatif ini, masyarakat dapat saling memastikan bahwa energi listrik dimanfaatkan secara produktif dan aman di masyarakat,” ujarnya.
Untuk mendukung kemudahan layanan, PLN juga menyiapkan petugas siaga 24 jam yang dapat diakses melalui Contact Center PLN 123 maupun aplikasi PLN Mobile, sehingga masyarakat dapat dengan cepat melaporkan gangguan atau potensi bahaya kelistrikan.
Melalui edukasi yang masif dan berkelanjutan, PLN berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman, tertib, dan nyaman dalam pemanfaatan listrik.
[Effriani Simamora]