MasyarakatKelistrikanWAHANANEWS.CO – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Haurgeulis kembali menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui kegiatan layanan keliling di Balai Desa Wanguk, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Langkah jemput bola tersebut dilakukan untuk memudahkan warga memperoleh berbagai layanan kelistrikan tanpa harus datang ke kantor PLN.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengakses sejumlah layanan secara praktis, mulai dari pengecekan tagihan listrik, konsultasi kelistrikan, hingga layanan unggulan Pasang Listrik 1 Hari Nyala. Selain pelayanan administrasi, PLN juga memberikan edukasi terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ketenagalistrikan agar masyarakat lebih memahami pentingnya penggunaan listrik secara aman di lingkungan rumah tangga.
Baca Juga:
PLN UIP Sulawesi Gelar Upacara Harkitnas ke-118, Perkuat Semangat Kebangkitan Nasional
Kehadiran layanan keliling ini disambut antusias warga Desa Wanguk karena dinilai membantu mempercepat proses pelayanan sekaligus memberikan pemahaman langsung mengenai keselamatan listrik. Bagi masyarakat desa, akses layanan yang lebih dekat menjadi solusi praktis, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu maupun jarak untuk datang ke kantor pelayanan PLN.
Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu, Suharno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN untuk mendekatkan pelayanan kepada pelanggan hingga ke wilayah desa.
"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat desa. Melalui pelayanan keliling di Desa Wanguk ini, warga bisa mengurus pasang baru dengan kepastian satu hari nyala, mengecek tagihan, hingga berkonsultasi mengenai keamanan instalasi listrik di rumah masing-masing," ujar Suharno.
Baca Juga:
Data Center Tumbuh di Tangsel, PLN Pastikan Keandalan Sistem untuk Dukung Investasi Digital
Menurutnya, pelayanan yang hadir langsung di tengah masyarakat juga menjadi sarana edukasi agar warga semakin memahami penggunaan listrik yang aman dan sesuai standar keselamatan.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa pelayanan keliling merupakan bagian dari transformasi PLN yang semakin berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
"Pelayanan keliling ini adalah representasi dari transformasi PLN yang lebih berorientasi pada pelanggan (Customer Focused). Kami di PLN UID Jawa Barat terus mendorong setiap unit untuk aktif bersosialisasi dan memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat," ungkap Sugeng Widodo.
Melalui pelayanan langsung seperti ini, masyarakat tidak hanya memperoleh kemudahan akses layanan listrik, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai keselamatan ketenagalistrikan. Kehadiran PLN di tengah masyarakat desa pun diharapkan dapat mendukung aktivitas warga menjadi lebih nyaman, aman, dan produktif.
[Effriani simamora]