MasyarakatKelistrikanWAHANANEWS.CO- Bagi sebagian orang, listrik merupakan kebutuhan yang selalu tersedia di rumah. Namun bagi Aminah, warga Kampung Majasari, Desa Kamarung, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, memiliki sambungan listrik sendiri menjadi harapan yang baru terwujud setelah bertahun-tahun bergantung pada aliran listrik dari rumah tetangga.
Melalui program Light Up The Dream (LUTD), PT PLN (Persero) UP3 Purwakarta melalui ULP Pagaden memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada Aminah pada 29 Mei 2026. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan akses energi yang lebih merata bagi masyarakat prasejahtera.
Baca Juga:
Nyalakan Harapan, PLN Depok Sambungkan Listrik Gratis untuk Empat Keluarga Prasejahtera
Aminah yang telah lanjut usia tinggal bersama anaknya yang bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu. Dalam kesehariannya, keluarga tersebut masih mengandalkan sambungan listrik dari rumah tetangga untuk memenuhi kebutuhan dasar penerangan.
Kini, dengan hadirnya sambungan listrik mandiri, keluarga Aminah dapat menikmati pasokan listrik yang lebih aman, nyaman, dan leluasa. Selain memberikan penerangan yang lebih baik, keberadaan listrik sendiri juga memungkinkan keluarga mengakses berbagai kebutuhan rumah tangga tanpa bergantung kepada pihak lain.
Akses listrik mandiri menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, aktivitas rumah tangga dapat dilakukan dengan lebih aman, dan peluang untuk menjalankan usaha rumahan maupun aktivitas produktif lainnya semakin terbuka.
Baca Juga:
Empat Keluarga di Depok Kini Nikmati Listrik Mandiri, PLN Hadirkan Harapan Lewat Light Up The Dream
Manager PLN UP3 Purwakarta, Kurniawan Fitrianto, mengatakan program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Program Light Up The Dream bukan hanya menghadirkan terang di rumah pelanggan, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan dan mendorong semangat keluarga Ibu Aminah untuk terus bangkit dan produktif," ujarnya.
Menurut Kurniawan, momentum Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat pentingnya nilai persatuan dan gotong royong dalam membantu sesama. Semangat kebersamaan tersebut tercermin dalam pelaksanaan program LUTD yang lahir dari kepedulian insan PLN untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses listrik layak.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa listrik memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
"Listrik merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, PLN ingin terus memperkuat nilai kemanusiaan, persatuan, dan gotong royong dengan menghadirkan akses listrik bagi masyarakat prasejahtera yang membutuhkan," katanya.
Bagi keluarga seperti Aminah, hadirnya sambungan listrik mandiri bukan sekadar tambahan fasilitas di rumah. Listrik menjadi sarana yang membantu aktivitas sehari-hari berjalan lebih baik, menghadirkan rasa aman, sekaligus membuka kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup secara bertahap.
[Effriani simamora]