MasyarakatkelistrikanWAHANANEWS.CO - Bagi banyak keluarga, listrik bukan sekadar penerangan di malam hari. Kehadirannya menjadi penunjang aktivitas sehari-hari, membantu anak-anak belajar dengan lebih nyaman, hingga membuka peluang ekonomi yang sebelumnya sulit dijangkau.
Manfaat itulah yang kini dirasakan sejumlah warga di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, setelah memperoleh sambungan listrik melalui program Light Up The Dream (LUTD) dan Berbagi Cahaya yang dijalankan PLN UP3 Tasikmalaya (8.6). Program tersebut menghadirkan akses listrik bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan dukungan untuk menikmati listrik secara mandiri dan layak.
Baca Juga:
Jangan Salah Kaprah, PLN Tegaskan Token Listrik Tidak Lebih Boros
Sebanyak 10 keluarga di Dusun Ciatal dan Dusun Cidolog menjadi penerima manfaat program ini. Mereka adalah Agus, Wahid Herdiana, Junadi, Acuy Mansur, Heri Subhan, Dodi, Murah, Reni, Soleh, dan Jaenul Falah.
Bagi keluarga penerima, hadirnya listrik membawa perubahan yang sederhana namun bermakna. Aktivitas rumah tangga dapat dilakukan dengan lebih nyaman, anak-anak memiliki ruang belajar yang lebih baik pada malam hari, sementara berbagai kebutuhan sehari-hari dapat dipenuhi dengan lebih mudah dan aman.
Di sisi lain, akses listrik yang memadai juga menjadi modal penting untuk meningkatkan produktivitas keluarga. Kehadiran listrik membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha rumahan maupun aktivitas ekonomi lainnya yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Baca Juga:
Dukung Pendidikan Digital, PLN Kalselteng Latih 30 Guru Madrasah di HST
Manager PLN UP3 Tasikmalaya, Yudho Rahadianto, mengatakan program LUTD merupakan gerakan sosial yang lahir dari kepedulian insan PLN untuk membantu masyarakat memperoleh akses listrik yang lebih layak.
Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus hadir dalam setiap langkah pelayanan PLN kepada masyarakat. Melalui program LUTD dan Jum’at Berbagi Cahaya, kami ingin memastikan manfaat listrik dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.
Menurut Yudho, pemerataan akses listrik tidak hanya berkaitan dengan penyediaan energi, tetapi juga menyangkut kesempatan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidupnya secara berkelanjutan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa listrik memiliki peran yang lebih luas dalam kehidupan masyarakat.
"PLN terus berupaya menghadirkan listrik yang berkeadilan dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Semangat Hari Lahir Pancasila menjadi landasan bagi PLN untuk terus memperkuat nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian sosial melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkap Sugeng.
Menurutnya, kehadiran listrik tidak hanya menyediakan energi untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraannya.
Karena itu, berbagai program sosial yang dijalankan PLN tidak hanya bertujuan memperluas akses energi, tetapi juga memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ketika sebuah rumah mendapatkan sambungan listrik yang aman dan mandiri, yang hadir bukan hanya terang di dalam rumah, melainkan juga peluang untuk belajar, bekerja, dan membangun kehidupan yang lebih baik.
Melalui program seperti Light Up The Dream dan Berbagi Cahaya, PLN terus berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk tidak hanya menyalurkan listrik, tetapi juga menghadirkan energi yang mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
[Effriani simamora]