MasyarakatKelistrikan.com | Warga Sintang mengeluhkan arus listrik yang terlambat dipadamkan saat sedang terjadi banjir di wilayahnya. Akibatnya, satu orang tewas dari tiga orang yang tersengat listrik.
Hal ini diungkapkan oleh salah seorang Ketua RT di Menkurai, Sintang, Kalimantan Barat, Hamdani.
Baca Juga:
Survei 2025 Ungkap Gen Z Paling Toleran dan Unggul dalam Literasi Al-Qur’an
Hamdani mengatakan banyak warga yang tersetrum listrik selama banjir menerjang wilayahnya.Ia menyebut sampai saat ini sedikitnya ada tiga korban yang tersetrum.
Hamdani berkata, tiga korban itu adalah warga yang rumahnya tak jauh dari kediamannya.
"Yang kesetrum banyak. Kesetrum listrik. Yang saya tahu sampai tadi malam tiga korban," kata Hamdani dilansir dari CNNIndonesia, Rabu (10/11).
Baca Juga:
Wamen PANRB dan Wamenhub Tinjau Posko Pusat Angkutan Nataru 2026, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal
Lebih lanjut, Hamdani menyatakan satu dari tiga orang itu meninggal dunia. Sementara dua lainnya masih bisa diselamatkan.
Hamdani menjelaskan, tiga orang itu tersetrum saat tinggi muka air yang merendam rumah mereka sedang tinggi-tingginya.
"Yang tadi malam masih dibawa ke Pontianak. Kalau yang satu meninggal. Satu lagi masih selamat," tuturnya.