MasyarakatKelistrikan.WAHANANEWS.CO - PT PLN (Persero) mengoperasikan jalur kedua transmisi Arun–Bireuen sebagai langkah strategis untuk mendukung pemulihan sosial dan ekonomi Aceh pascabencana banjir dan longsor.
Penguatan infrastruktur kelistrikan ini diharapkan mampu menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat, layanan publik, serta aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.
Baca Juga:
Milad UMSU ke-69: PLN Hadir dengan Program Transisi Energi!
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan apresiasi atas upaya PLN yang konsisten memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga di tengah tantangan geografis dan keterbatasan akses di sejumlah daerah terdampak bencana.
Menurutnya, ketersediaan listrik menjadi faktor kunci dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.
“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih atas usaha PLN yang terus memastikan pemulihan kelistrikan di Aceh berjalan dengan baik. Ini sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pemulihan ekonomi daerah,” ujar Fadhlullah.
Baca Juga:
Apel Penyalaan Serentak 1.400 Pelanggan, PLN UID Jakarta Raya Pastikan Ramadan Terang dan Lebaran Tenang
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pengoperasian jalur kedua Arun–Bireuen merupakan bagian dari komitmen PLN menghadirkan layanan kelistrikan yang berkelanjutan untuk menopang pemulihan daerah pascabencana.
“Arahan pemerintah sangat jelas, kami harus menghadirkan sistem kelistrikan yang lebih andal guna mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana di Aceh,” kata Darmawan, Jumat, 26 Desember 2025.
Ia menjelaskan, kehadiran jalur alternatif ini melengkapi jaringan transmisi utama Arun–Bireuen dan Langsa–Pangkalan Brandan, sehingga pasokan listrik ke Aceh dapat lebih optimal dan stabil.