PKB disebut menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Bali yang setiap tahun menyedot perhatian masyarakat, wisatawan, pelaku seni, dan berbagai pemangku kepentingan.
"PKB merupakan agenda budaya yang sangat penting bagi Bali. Karena itu kami berupaya memastikan seluruh pertunjukan, khususnya yang menggunakan sistem pencahayaan dan tata suara, dapat berlangsung dengan aman dan nyaman tanpa terganggu oleh pasokan listrik," ujarnya.
Baca Juga:
Telkomsel Segarkan Jajaran Pengurus, Fokus Perkuat 5G, AI, dan Layanan Digital
Untuk mendukung keandalan pasokan selama pelaksanaan PKB, UP2D Bali telah menyiapkan skema pengamanan sistem distribusi melalui konfigurasi jaringan yang andal.
PLN juga menyiapkan skenario manuver jaringan apabila terjadi gangguan pada salah satu bagian sistem distribusi.
Seluruh kondisi jaringan dipantau secara berkelanjutan melalui pusat pengendalian distribusi.
Baca Juga:
Salah Transfer Jangan Dibiarkan, Nasabah Perlu Siapkan Bukti dan Segera Lapor Bank
Pemantauan tersebut dilakukan agar petugas dapat memberikan respons cepat dalam setiap kondisi operasional di lapangan.
Sebagai unit yang mengoperasikan Distribution Control Center (DCC) Bali, UP2D melakukan pengawasan sistem distribusi selama 24 jam.
Melalui pusat kendali tersebut, petugas dapat memantau kondisi jaringan, beban sistem, status peralatan distribusi, serta melakukan pengaturan operasi jaringan secara cepat.