MasyarakatKelistrikan WAHANANEWS.CO PT PLN (Persero) kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program Light Up The Dream (LUTD) dengan memberikan bantuan penyambungan listrik gratis bagi sarana ibadah. Kali ini, bantuan tersebut dirasakan oleh jamaah Masjid Al-Furqon di Kampung Selaawi, Desa Girimukti, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur.
Program LUTD merupakan inisiatif insan PLN yang bersumber dari donasi pegawai, sebagai bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses listrik. Bagi warga sekitar, kehadiran listrik di Masjid Al-Furqon menjadi jawaban atas keterbatasan penerangan yang selama ini dirasakan, khususnya saat beribadah di malam hari.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Gerak Cepat PLN Pulihkan Listrik Parapat di Tengah Cuaca Ekstrem
Kini, suasana masjid menjadi lebih terang dan nyaman. Aktivitas ibadah tidak lagi terkendala minimnya pencahayaan. Bahkan, dampaknya meluas hingga kegiatan sosial dan pendidikan keagamaan. Anak-anak dapat belajar mengaji dengan lebih leluasa, sementara kegiatan pengajian dan pertemuan warga juga dapat berlangsung dengan lebih optimal.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerataan akses listrik hingga ke pelosok.
“Kami di PLN Jawa Barat berkomitmen bahwa kehadiran energi listrik harus membawa dampak sosial yang langsung dirasakan. Program Light Up The Dream ini istimewa karena merupakan hasil donasi insan PLN. Kami ingin masjid-masjid di pelosok Jabar, seperti Masjid Al-Furqon ini, tidak lagi terkendala gelap saat waktu shalat atau mengaji,” ujarnya.
Manager PLN UP3 Cianjur, Andre Pratama Djatmiko, menambahkan bahwa program ini menjadi wujud nyata kehadiran PLN di tengah masyarakat, tidak hanya dari sisi layanan kelistrikan, tetapi juga dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan.
“Melalui program ini, kami berharap listrik yang kami hadirkan tidak hanya menjadi sumber energi, tetapi juga menjadi sumber harapan dan keberkahan bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap sudut wilayah, termasuk sarana ibadah, dapat merasakan manfaat nyata dari energi listrik,” ujarnya.
Baca Juga:
PLN Bangun Trafo 30 MVA di GI Satui untuk Pasok Listrik Tenggara Kalimantan
Bagi warga Desa Girimukti, hadirnya listrik di Masjid Al-Furqon membawa perubahan yang terasa langsung dalam kehidupan sehari-hari. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan masyarakat yang semakin hidup.
Pengurus masjid, Ustadz Acep, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut.
“Terima kasih PLN, sekarang masjid Al-Furqon sudah terang, anak-anak bisa mengaji di masjid. Semoga listrik ini menjadi berkah untuk seluruh pegawai PLN,” tuturnya.
Melalui program ini, PLN berharap semangat gotong royong dan nilai-nilai kebersamaan di masyarakat terus tumbuh. Kehadiran listrik tidak hanya menerangi ruang, tetapi juga menguatkan aktivitas sosial dan keagamaan warga di pelosok daerah.