Tohom menyebut, transformasi PLN tidak hanya berhenti pada perbaikan tata kelola perusahaan.
Lebih dari itu, transformasi tersebut diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Baca Juga:
PLN WATCH: 60 Pembangkit Baru Berkapasitas 16,5 GW Bukti Transformasi PLN di Bawah Darmawan Prasodjo
"Fakta bahwa 60 pembangkit baru telah beroperasi dengan kapasitas total 16,5 GW sudah cukup menjawab berbagai narasi yang menyebut tidak ada pembangunan pembangkit," ujar Tohom.
Ia menegaskan, penilaian terhadap kinerja sektor kelistrikan nasional harus didasarkan pada data dan fakta.
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan PLN bukan sekadar menghadirkan aset fisik.
Baca Juga:
PLN WATCH: 60 Pembangkit Baru Berkapasitas 16,5 GW Bukti Transformasi PLN di Bawah Darmawan Prasodjo
"Yang dibangun bukan hanya aset fisik, tetapi juga fondasi ketahanan energi Indonesia untuk jangka panjang," katanya.
Tohom yang baru-baru ini mengikuti Plenary Meeting International ISO COPOLCO di Hainan, China, menilai anggapan seolah tidak ada pembangunan pembangkit selama masa kepemimpinan Darmawan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Ia mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir PLN telah mengoperasikan dan meresmikan berbagai proyek ketenagalistrikan strategis.