MasyarakatkelitrikanWAHANANEWS.CO - Semangat berbagi menjelang Hari Raya Idul Adha kembali diwujudkan PLN ULP Bandung Selatan melalui program Light Up The Dream (LUTD). Kali ini, bantuan diberikan kepada pelanggan bernama Jubaedah yang tinggal di Gang Andikacih, Astanaanyar, Bandung, sebagai upaya menghadirkan akses listrik yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Melalui program tersebut, Jubaedah memperoleh sambungan Listrik PLN dengan daya R1MT/900 VA sehingga listrik dirumahnya lebih andal guna menunjang aktivitas sehari-hari, khususnya dalam menyambut momen Idul Adha yang identik dengan kebersamaan keluarga dan masyarakat.
Baca Juga:
Bareskrim Polri Pastikan Penyebab Padam Listrik Sumatra Bukan Sabotase
Program Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial pegawai PLN yang dilakukan secara gotong royong untuk membantu masyarakat mendapatkan akses listrik yang lebih layak dan nyaman.
Manager PLN UP3 Bandung, Donna Sinatra, mengatakan program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian insan PLN terhadap masyarakat.
“Melalui program Light Up The Dream, PLN ingin menghadirkan kebahagiaan dan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Kami berharap kehadiran listrik yang andal dapat mendukung aktivitas dan kebersamaan keluarga di momen yang penuh berkah ini,” ujar Donna Sinatra.
Menurutnya, keberadaan listrik yang andal memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat, terutama saat aktivitas rumah tangga meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Baca Juga:
SPKLU PLN UP3 Bandung Siap Dukung Perjalanan Libur Idul Adha Pengguna Kendaraan Listrik
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa PLN terus berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai program sosial.
“PLN percaya bahwa listrik bukan hanya kebutuhan energi, tetapi juga menjadi penggerak harapan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti LUTD, kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkap Sugeng Widodo.
[Effriani simamora]