MasyarakatkelistrikanWAHANANEWS.CO- PT PLN (Persero) UP3 Sumedang berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan bantuan obat-obatan guna mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Pasir Biru, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang (21/5). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial PLN terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis itu mendapat sambutan hangat dari warga. Selain memperoleh layanan kesehatan, masyarakat juga menerima edukasi mengenai pentingnya menjaga keselamatan di lingkungan sekitar, termasuk keselamatan ketenagalistrikan.
Baca Juga:
Bareskrim Polri Pastikan Penyebab Padam Listrik Sumatra Bukan Sabotase
Dukungan YBM PLN pada kegiatan ini berasal dari dana zakat penghasilan pegawai PLN yang dihimpun dan dikelola untuk berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat. Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau.
Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustityansah, mengatakan bahwa kegiatan sosial seperti ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan listrik, tetapi juga lewat kontribusi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya.
“Melalui YBM PLN, kami ingin memastikan bahwa manfaat dari zakat penghasilan pegawai dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui dukungan pada kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini. Kami juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keselamatan di lingkungan sekitar, khususnya yang berkaitan dengan ketenagalistrikan. Diharapkan apabila terdapat pohon produktif di sekitar tempat tinggal, namun berada sangat dekat dengan jaringan listrik, agar diberikan izin untuk dipangkas sebagian sesuai dengan jarak aman kurang lebih 3 meter. Lalu untuk anak-anak agar diingatkan untuk tidak bermain layang-layang apabila di sekitarnya terdapat jaringan listrik. Akan sangat membahayakan apabila benang layang-layang tersangkut jaringan listrik dan akan mengakibatkan padam yang meluas,” ujar Ramdani.
Menurutnya, edukasi keselamatan ketenagalistrikan penting disampaikan bersamaan dengan kegiatan sosial masyarakat agar warga semakin memahami risiko yang dapat muncul dari aktivitas di sekitar jaringan listrik.
Baca Juga:
Bareskrim Bongkar Fakta Blackout Sumatera, Polisi Pastikan Belum Ada Unsur Sabotase
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa peran PLN tidak hanya sebatas menyediakan pasokan listrik, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.
“PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi sosial yang nyata melalui berbagai program kemanusiaan dan lingkungan. PLN berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, sehingga keberadaan PLN tidak hanya dirasakan sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang hadir, peduli, dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup bersama,” tutup Sugeng.
Bagi warga Desa Pasir Biru, kegiatan ini bukan hanya menghadirkan layanan kesehatan gratis, tetapi juga menjadi ruang edukasi bersama mengenai pentingnya menjaga keselamatan lingkungan. Di tengah aktivitas masyarakat pedesaan yang dekat dengan pepohonan dan jaringan listrik, pemahaman tentang jarak aman hingga bahaya layang-layang di sekitar jaringan menjadi informasi yang dinilai penting untuk mencegah gangguan maupun kecelakaan listrik.
[Effriani simamora]