MasyarakatKelistrikan.WAHANANEWS.CO Selama periode libur Lebaran, penggunaan kendaraan listrik di wilayah kerja PLN UP3 Tasikmalaya menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari tingginya aktivitas pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dengan total sebanyak 1.146 transaksi tercatat sepanjang masa libur Idulfitri.
Lonjakan transaksi tersebut menjadi indikasi meningkatnya kepercayaan dan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, khususnya dalam mendukung mobilitas saat momen mudik dan arus balik Lebaran. Para pengguna kendaraan listrik memanfaatkan fasilitas SPKLU yang tersebar di berbagai titik strategis di wilayah Tasikmalaya untuk memastikan perjalanan tetap nyaman dan bebas khawatir.
Baca Juga:
Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri
Manager PT PLN (Persero) UP3 Tasikmalaya, Yudho Rahadianto menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur SPKLU telah menjadi prioritas utama dalam menghadapi periode siaga Lebaran. Berbagai langkah antisipatif dilakukan, mulai dari pengecekan rutin peralatan, kesiapan petugas, hingga pemantauan secara real-time guna memastikan seluruh SPKLU dapat beroperasi secara optimal.
“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa ekosistem kendaraan listrik di wilayah Tasikmalaya terus berkembang. PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terbaik, termasuk memastikan keandalan SPKLU agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan tenang dan nyaman selama momen Lebaran,” ujarnya.
PLN juga mengimbau kepada para pengguna kendaraan listrik untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna mengetahui lokasi SPKLU terdekat dan memantau ketersediaan layanan pengisian daya.
Baca Juga:
PLN Sumedang Tambah SPKLU Mobile di Tol Cisumdawu untuk Mudik Idul Fitri
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo mengatakan peningkatan jumlah transaksi di SPKLU menjadi sinyal positif atas tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai pilihan mobilitas, termasuk saat perjalanan jarak jauh seperti mudik dan arus balik Lebaran. PLN memandang hal ini sebagai momentum penting dalam percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
[Effriani Simamora]