Kepala Yayasan Torang IWIP Berbakti, Wahyu Budhi Santoso menjelaskan, pemberian hibah PLTS plus BESS kepada Kabupaten Sumenep ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam mendukung program pemerintah untuk memperluas akses energi bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
"Kami berharap setelah MoU (_Memorandum of Understanding_) ini ditandatangani, kami dapat memperoleh arahan agar implementasi proyek ini dapat berjalan lancar. Besar harapan kami instalasi tersebut dapat berkontribusi dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat," sebut Wahyu.
Baca Juga:
Dari Masjid hingga SPKLU Jalur Mudik, PLN Pastikan Listrik Jakarta Andal Saat Idulfitri
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya meningkatkan akses listrik di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Sumenep merupakan wilayah kepulauan dengan total 126 pulau, di mana 48 pulau di antaranya berpenghuni dan memiliki tantangan geografis tersendiri dalam penyediaan infrastruktur listrik.
"Tentu dengan keberadaan rencana hibah yang akan disampaikan ke Kabupaten Sumenep kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Karena ini sangat penting bagi kami dalam rangka terus mendorong agar elektrifikasinya semakin naik, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat di Kabupaten Sumenep, khususnya kepada Bapak Presiden, Danantara Indonesia termasuk juga PT PLN (Persero)," kata Achmad.
Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa langkah ini menjadi momentum penting yang menandai kolaborasi lintas sektor dalam mendorong program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS secara masif, sekaligus mendukung transisi energi dan pemerataan akses listrik di seluruh Tanah Air.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Dorong Peran Swasta Optimalkan Energi Bersih Listrik Demi Kualitas Lingkungan
"Terima kasih kepada Danantara Indonesia, dalam hal ini Bapak Rosan atas inisiatif yang mendorong lahirnya kolaborasi ini. PLN siap menindaklanjuti kerja sama ini agar pemanfaatan PLTS hibah tersebut dapat segera terealisasi dan menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat di dua wilayah Kabupaten Sumenep," ujar Darmawan.
Darmawan menegaskan bahwa PLN tidak dapat bekerja sendiri dalam upaya mendorong pemanfaatan PLTS secara masif. Namun melalui kolaborasi berbagai pihak, Ia optimistis visi Presiden untuk menggenjot program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS hingga 100 GW dapat terwujud.
"Dalam menjalankan agenda transisi energi dan pemerataan listrik, PLN tidak bisa berjalan sendiri. Melalui kolaborasi yang kuat bersama Danantara Indonesia dan para pemangku kepentingan, kami optimistis program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS dapat dipercepat, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat," pungkas Darmawan.