MasyarakatKelistrikan.WAHANANEWS.CO - Bukan sekadar listrik darurat, sistem kelistrikan berlapis dan siap tumbuh dibangun PT PLN (Persero) di kawasan Hunian Sementara Aceh Tamiang sebagai fondasi pemulihan pascabencana yang berkelanjutan.
PT PLN (Persero) menuntaskan pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk 600 unit Hunian Sementara atau Huntara Program Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang dengan rancangan teknis yang disiapkan fleksibel dan adaptif terhadap peningkatan kebutuhan beban.
Baca Juga:
AWaSI Jambi Peringati HUT ke-3 dengan Media Gathering dan Launching Program Kerja 2026 di Muaro Bungo
Sistem kelistrikan Huntara Aceh Tamiang dirancang tidak hanya untuk kebutuhan awal hunian, tetapi juga mengantisipasi perkembangan aktivitas warga dan fasilitas umum seiring masa tinggal yang berjalan.
Sebanyak 60 personel khusus ditugaskan PLN di lokasi Huntara Aceh Tamiang untuk memastikan proses penyambungan, pengoperasian, serta keandalan pasokan listrik sejak hari pertama hunian digunakan.
“PLN menyiapkan sistem kelistrikan dan menugaskan personel khusus agar layanan listrik di Huntara beroperasi andal sejak awal,” kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga:
Medan Sulit Pascabanjir, PLN Kirim Ratusan Tiang Listrik via Udara ke Aceh
Penyediaan listrik di Huntara Aceh Tamiang merupakan bagian dari mandat pemerintah yang dijalankan PLN melalui Program Danantara untuk mendukung penanganan bencana secara terintegrasi.
Dukungan kelistrikan serupa disiapkan PLN secara paralel di tiga provinsi lokasi Huntara dengan total sekitar 15.000 unit hunian sementara.
Di Aceh Tamiang, layanan kelistrikan mencakup 600 unit Huntara beserta fasilitas umum penunjang aktivitas masyarakat.