“Sistem kelistrikan memiliki daya terpasang sementara 219 kVA dengan kapasitas yang disiapkan hingga 600 kVA,” kata General Manager PLN UID Aceh Eddi Saputra.
Infrastruktur tersebut didukung dua trafo berkapasitas 250 kVA dan satu trafo 100 kVA sebagai tulang punggung pasokan listrik kawasan Huntara.
Baca Juga:
AWaSI Jambi Peringati HUT ke-3 dengan Media Gathering dan Launching Program Kerja 2026 di Muaro Bungo
Sebanyak 59 tiang listrik dan jaringan kabel sepanjang 3.628 meter dibangun untuk memastikan distribusi daya menjangkau seluruh unit hunian secara merata.
Ketangguhan desain infrastruktur ini memungkinkan sistem tetap andal meski terjadi peningkatan konsumsi listrik selama masa pemanfaatan Huntara.
“Desainnya fleksibel agar mampu mengikuti kebutuhan warga dan fasilitas umum tanpa mengganggu keandalan sistem,” ujar Eddi.
Baca Juga:
Medan Sulit Pascabanjir, PLN Kirim Ratusan Tiang Listrik via Udara ke Aceh
PLN terus mempercepat pembangunan dan penyambungan jaringan listrik Huntara serta hunian tetap di berbagai wilayah terdampak bencana sebagai bagian dari strategi pemulihan jangka menengah dan panjang.
Upaya ini ditujukan agar setiap hunian yang telah siap dapat segera difungsikan masyarakat dengan dukungan infrastruktur kelistrikan yang stabil dan aman.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]