Darmawan menyampaikan bahwa fokus pengamanan tidak hanya menyasar pusat-pusat keramaian, tetapi juga layanan publik dan wilayah permukiman masyarakat.
PLN tercatat mengawal pasokan listrik di 2.615 titik strategis di seluruh Indonesia.
Baca Juga:
Modus Menyamar Jadi Petugas PLN, Tiga Pencuri Kabel Listrik Ditangkap Polsek Tambora
“Khusus untuk malam tahun baru, seluruh petugas PLN saat ini dalam kondisi siaga di seantero Indonesia,” sebutnya.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem, PLN juga memperkuat koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Informasi cuaca real-time kini terintegrasi langsung dengan control center PLN, sehingga keputusan teknis dapat diambil secara cepat dan tepat.
Baca Juga:
Sampah Menggunung, Bau Menyengat Cemari Kota Jambi Bahagia: Jurnalis M. Rosyid Sentil Kinerja Pemkot
“Seluruh maintenance sudah kami lakukan sebelumnya. Sepanjang periode siaga Natal dan Tahun Baru tidak ada kegiatan pemeliharaan, sehingga sistem distribusi dan pelayanan pelanggan tetap berjalan optimal,” tutur Darmawan.
Hingga berakhirnya periode Siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada 8 Januari mendatang, PLN memastikan monitoring sistem kelistrikan dilakukan selama 24 jam penuh.
Di tengah suasana tahun baru yang lebih hening, PLN menegaskan komitmennya untuk tetap hadir menjaga terang bagi seluruh masyarakat Indonesia.