Tak hanya itu, Aisyah juga menjelaskan bagaimana usahanya berhasil menciptakan lapangan kerja khususnya bagi para ibu rumah tangga.
Dengan pendampingan, Pinallo mengajari dan melibatkan para ibu untuk membuat produk kerajinan dari serat daun nanas. Sejauh ini, Pinallo telah berhasil memberdayakan 18 ibu rumah tangga di sekitar Lombok Tengah.
Baca Juga:
UMKM Jatim Berhasil Ekspor Perdana Gerabah Inovatif ke Jepang
Bantuan mesin ekstraksi dari PLN pertama kali diserahkan pada tahun 2020 dengan nilai Rp 110 juta.
Adanya perkembangan usaha dan permintaan pesanan yang meningkat, PLN kembali menyalurkan dukungan mesin yang lebih baik senilai Rp 200 juta pada tahun 2022 ini.
Aisyah pun berharap kolaborasi dengan PLN dapat terus ditingkatkan, terlebih untuk membuat terobosan pengembangan Pinallo atau pun membangun IKM baru yang basisnya adalah pengolahan produk lokal dan juga limbah organik.
Baca Juga:
Harris Bobihoe Ajak Pegawai dan Warga Beli Produk UMKM di Momen Lebaran Idulfitri
Dengan demikian akan ada perkembangan IKM yang turut berdampak pada ekonomi masyarakat.
“Ke depan, semoga lebih banyak IKM naik kelas, tidak hanya berjaya di nusantara namun juga menembus pasar dunia yang lebih besar lagi,” pungkas Aisyah. [Tio]