"Akhirnya dukungan PLN di sektor pariwisata akan mendorong pengembangan desa wisata yang otomatis membuka lapangan kerja, memberikan stimulus pertumbuhan ekonomi, hingga kemandirian desa," tambahnya.
Salah satu local hero Permrakarsa Desa Wisata Betet, Nganjuk, Jawa Timur, Achmad Syaikhu memaparkan beragam dukungan TJSL PLN yang berdampak pada meningkatnya geliat ekonomi desa.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
"PLN melakukan pendampingan sejak 2017. Eskalasi pertumbuhan perekonomian sangat terasa. Yang semula pada 2017 saja kami hanya ada dua pedagang, saat ini ada 64 pedagang di wilayah desa wisata," katanya.
Menurut dia, program ini juga meningkatkan lapangan pekerjaan. Dari yang semula hanya ada 5 orang pekerja, sekarang sudah mencapai 93 pekerja.
Sebelum TJSL PLN datang, warga Desa Betet berupaya melakukan normalisasi sungai Apur, mengingat terjadi pendangkalan sungai saat kemarau. Di sisi lain, saat musim penghujan datang, sawah lebih mudah banjir.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
Achmad mengatakan, awal mula kehadiran TJSL PLN, dimulai dengan survai mengunjungi lokasi dan membantu peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal itu dilakukan pada 2018.
Selanjutnya, pada 2019 PLN sudah melakukan aksi penanaman pohon yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk.
"Tahun lalu, PLN melanjutkan program pembangunan inftrastruktur dan pelatihan lokasi. Untuk 2021, PLN melakukan pavingisasi dan memoles estetika lokasi," ujarnya.