Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik krusial yang menjadi prioritas pemulihan dan menyiagakan tim di posko-posko terdekat.
“Saat ini masih terdapat 176 desa yang belum menyala karena akses menuju lokasi masih terus diperbaiki. Tim kami telah bersiaga dan siap melakukan percepatan perbaikan segera setelah kondisi memungkinkan,” jelas Eddi.
Baca Juga:
Huntara Pidie Jaya Diresmikan, Pemerintah Dorong Warga Segera Tinggalkan Pengungsian
Ia menegaskan bahwa seluruh proses pemulihan dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja bagi personel PLN dan masyarakat sekitar.
“Seluruh tim bekerja dengan prinsip kehati-hatian, mengutamakan keselamatan, namun tetap responsif dan terukur agar proses pemulihan dapat berjalan optimal,” pungkasnya.
Upaya kolaboratif PLN tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjangkau wilayah terpencil yang terdampak bencana.
Baca Juga:
Huntara Diresmikan Serentak di Sejumlah Daerah, Aceh Utara Kebagian 84 Unit
“Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk PLN, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, kami melihat proses pemulihan berjalan lebih terkoordinasi. Ini sangat membantu masyarakat di desa-desa terdampak,” ujar Suhaidi.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]