Karena tak adanya batasan, sistem pascabayar terkadang membuat penggunaan listrik jadi membengkak. Akibatnya, tiba-tiba tagihan di akhir bulan melonjak karena penggunaan yang tak terkontrol.
Beruntungnya, pengguna layanan pascabayar bisa terhindar dari risiko listrik yang tiba-tiba padam. Pemadaman listrik hanya bisa terjadi saat ada gangguan.
Baca Juga:
PLN Luncurkan Program Gelegar SwaCAM, ALPERKLINAS: Ini untuk Bangun Kemandirian Konsumen Listrik
Saat ini, pengguna layanan pascabayar bisa mengubahnya menjadi prabayar dengan mengikuti prosedur-prosedur yang ditentukan.
Kelebihan Listrik Pascabayar
1. Bisa menggunakan listrik sepuasnya tanpa takut pulsa habis
2. Tak perlu repot isi ulang pulsa listrik
3. Listrik tidak akan padam kecuali jika ada gangguan
Kekurangan Listrik Pascabayar
1. Penggunaan bisa jadi lebih boros
2. Tagihan bisa membengkak karena penggunaan yang tidak terkontrol
3. Ada denda keterlambatan pembayaran
4. Ada beban biaya admin dan pajak bulanan
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Gelar Apel Penyalaan Serentak Pasang Baru dan Tambah Daya 1.700 Pelanggan
Demikian perbedaan listrik prabayar dan pascabayar. Semoga membantu. [Tio]